Oleh: Aziz Albar

Pada Kamis, 24 Maret  2022, diinisiasi oleh Rumata’ ArtSpace, SEAScreen Academy, Kinotika, dan Kamar Senyap, digelar diskusi dengan tema #Ask Me Anything “Ekosistem Film Non Industri” bersama Riri Riza, Rahman Saade, dan Andi Burhamzah dan dihadiri oleh pegiat komunitas film yang ada di Makassar, Gowa, Maros dan Pangkep. Sembari bercerita, ketiga narasumber juga membagikan pengalamannya selama berkecimpung di dunia perfilman.

Kegiatan ini dilaksanakan secara luring terbatas. Sebagai komitmen menjaga protokol kesehatan, setiap komunitas hanya dapat mengirim maksimal 3 orang perwakilan untuk mengikuti sesi diskusi. Pada  kesempatan ini diskusi dihadiri oleh pelaku industri film dan komunitas yang ada di Makassar. Dalam diskusi peserta berdiskusi dan menanyakan beberapa pertanyaan kepada tiga narasumber mengenai tantangan dalam perfilman apalagi sifatnya non industri.

Terkait proses distribusi film, sineas di Makassar harus yakin bahwa Makassar bisa bersaing dengan tempat lain dalam menghasilkan film. Menurut Riri Riza,

“Kunci dalam produksi dan distribusi film adalah kesabaran. Dalam pembuatan film memang memerlukan tenaga, sumberdaya, dan juga sumber dana. Akan tetapi membuat film tidak hanya dimaknai dengan membuat  film  layar lebar yang membutuhkan dana besar, seperti apa yang sering kita tonton di televisi atau bioskop. Dalam memulai pembuatan film kita bisa menantang diri kita untuk merekam realitas yang terjadi kehidupan sehari-hari menggunakan peralatan seadanya.”

Rahman Saade selaku sinematografer membagikan sedikit pengalamannya dalam proses pembuatan film. Seorang penata kamera harus membaca skrip dengan jelih, kemudian mendiskusikannya bersama sutradara. Proses produksi film memang tidak semudah yang dibayangkan, perlu kerja sama dan motivasi yang kuat dalam pembuatanya.

“Salah satu kunci dalam pendistribusian film adalah berjejaring.” – Rahman Saade

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published.