Dalam rangka merayakan hari film nasional, Rumata’ ArtSpace, Kinotika dan Tobaine Project menggelar diskusi #Bakujaga pada 30 Maret 2022 di Rumata’ ArtSpace. Diskusi ini ingin memastikan bahwa tidak ada lagi kasus-kasus kekerasan di dalam ekosistem film melalui diskusi terbuka dengan para praktisi. Diskusi ini membincangkan dan memastikan bagaimana ruang-ruang produksi karya seni film dan komunitas di berbagai daerah menjadi ruang aman bagi setiap orang, khususnya perempuan.

Para pembicara yang diundang ialah Mira Amin, dari LBH Makassar, Andi Burhamzah, sutradara dan produser film serta Ulfa Evitasari, seorang pembuat film dokumenter. Diskusi ini lebih jauh melacak proses berkarya yang aman dan sehat, baik fisik maupun mental, serta kebiasaan apa yang perlu dilakukan dalam sebuah komunitas untuk menciptakan ruang aman.

“Kita perlu membentuk SOP yang jelas sebelum dilaksanakannya produksi film.” – Mira Amien.

“Setelah ini, saya ingin memastikan ada workshop khusus mengenai kekerasan seksual pada saat pre-production meeting.” – Andi Burhamzah

“Diskusi ini penting bagi saya, bagi teman-teman saya, serta komunitas film yang ada di Makassar supaya lebih waspada mengenai kasus-kasus kekerasan verbal maupun non-verbal.

Dimoderatori oleh Kemal Putra, diskusi ini memantik kesadaran yang perlu dimiliki dalam sebuah kelompok untuk saling menjaga satu sama lain, serta apa saja yang dapat dilakukan sebagai sanksi bila didapati terjadi kekerasan terhadap perempuan. Secara keseluruhan, diskusi ini membentangkan apa yang perlu dipersiapkan untuk mencegah, dan bagaimana mitigasi bila terjadi kondisi-kondisi khusus semacam ini.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published.