Oleh: Nawa Jamil

Sabtu, 5 November 2022 dilaksanakan kegiatan Festival Pesisir: To Explore The Potential of Island Society yang bertempat di Rumata’ ArtSpace yang terletak di Jalan Bontonompo, Kec. Tamlate, Kota Makassar. Kegiatan ini dibuka dengan penampilan A’ngaru dan Tari Paduppa. Selain penampilan seni, kegiatan yang diadakan oleh Sikola Cendekia Pesisir ini juga dibuka oleh kepala Sikola beserta pendirinya dan langsung dilanjutkan dengan materi pertama oleh kak Mato’, manajer cabang dari Dompet Dhuafa dengan materi ‘Project Community Planning’. 

Community Workshop hadir sebagai ruang kolaborasi komunitas, diharapkan mampu memperkuat jejaring sehingga menghasilkan dampak yang berkelanjutan baik untuk diri sendiri maupun masyarakat. Kegiatan ini, akan membuka ruang berbagi gagasan dan pengalaman sesama relawan dalam 3 sesi, yakni Project Community Planning, Eco Friendly Cooking dan Digital Promoting yang diampu oleh ahlinya. Rahmat AM sebagai fasilitator pada project community planning merupakan branch manager dari dompet dhuafa, Andi Darmawansyah sebagai bagian dari NGO Blue Forest akan mengampu sesi ECO Friendly Cooking, serta Ria Lestari B sebagai owner CV Artani Lestari Indonesia yang mengisi pada materi Digital Promoting

Selain tiga agenda Community workshop yang berlangsung pada kegiatan ini, pengunjung juga dapat menjumpai aneka produk UMKM dari pulau-pulau kecil Pangkep dan Makassar, serta beragam tenant yang ikut memeriahkan acara ini, seperti Tamparang, Bonsel, Kebun Tetangga, Nanara, Palu Bagor, Warung Sokola, MCkriuk, Eloka, dan Kopi Ngumpul. Festival Pesisir ini juga menerima banyak dukungan dari para sponsor, seperti Yayasan Hadji Kalla, Kaku, Tavi, Kaganga, Novotel, WR Collection, Rapid demineral, Browcyl, Komunitas Timur, Wahyu Screen Printing dan media partner Madama. 

Pengunjung juga dapat menyaksikan pameran foto dan expo data, serta pemutaran video dokumenter Sikola Cendekia Pesisir berjudul ‘Tamparang’ sebagai acara puncak yang dilaksanakan pada malam harinya. 

Festival pesisir menjadi Event pertama di Kota Makassar yang menjadi ruang Eko-edukasi sosial; pengembangan kreativitas masyarakat pesisir dan masyarakat urban perkotaan, dalam bentuk festival dan workshop yang melibatkan berbagai kalangan seperti pemerintah Kota Makassar dan Kab. Pangkep, akademisi, penggiat kegiatan sosial, influencer, entrepreneur, mahasiswa, dan lainnya. Kegiatan ini menargetkan 200 peserta, diselenggarakan secara gratis. Festival pesisir ini berlangsung selama sehari saja, tepatnya Sabtu dari pukul 09.00 sampai 21.00 Wita. 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *